Guru,,, merupakan salah satu faktor yang paling fundamental dalam meningkatkan kualitas pendidikan di suatu negara. menjadi guru bukan hal yang didambakan setiap orang. karena konon katanya, "jika ingin menjadi guru, maka bersiaplah hidup sederhana". kata-kata itu membuat hampir sebagian besar orang mengurungkan niatnya utuk menjadi seorang guru. seorang guru harus mampu mentrasfer ilmu yang dimiliki kepada siswanya. tentu saja hal tersebut tika mudah karena setiap siswa memiliki karakteristik sendiri sendiri. bahkan siswa tidak memiliki kemampuan yang sama untuk menyerap materi yang telah diajarkan oelh gurunya. maka dari itu seorang guru yang baik harus bisa memberikan metode pengajaran yang sesuai dengan kemampuan siswanya.
seorang guru tidak hanya dituntut pandai dalam ilmu pengetahuan, tetapi ada beberapa aspek yang harus dipenuhi untuk menjadi guru yang berkarakter kuat dan cerdas. setidak-tidaknya, guru yang memiliki karekater kuat dan cerdas harus memenuhi beberapa aspek diantaranya:
1. Aspek kognitif
2. Aspek kepribadian
3. Aspek sosial
4. Aspek profesional.
keempat aspek tersebut merupakan faktor yang sangat mendukung untuk membentuk seorang guru yang mampu membekali peserta didik yang kelak diharapkan mampu membuat perubahan yang lebih baik pada suatu negara.
RISKAN'''
sangat riskan sekali untuk saat ini, dimana kita lihat di sekitar kita banyak guru yang hanya mementingkan kepentingan pribadi ketimbang memikirkan bagaimana caranya mencetak anak bangsa yang berkualitas dan berdedikasi tinggi. banyak guru yang hanya berusaha mendapatkan pangkat tinggi hanya untuk menaikkan golongan (pangkat). ditambah dengan adanya program sertifikasi dari pemerintah yang menambahkan gaji 2 kali lipat (wooowww) banyak guru yang berusaha (bersusah payah) mendapatkan gelar sertifikasi. mereka cenderung mencari akal bagaimana mendapatkan sertifikas ketimbang meningkatkan kualitas pembelajaran.
akibatnya: banyak guru yang berdandan ala ratu, dan penampilan yang "wah".. dengan adanya sertifikasi kepada para guru, guru dituntut untuk meningkatkan kualitas mengajarnya, namun banyak guru cenderung melanjutkan tinkat pendidikannya, jika guru bisa mengatur waktu tentu saja hal tersebut tak ada masalah, namun jika sang guru tidak bisa mengatur waktu hal ini tentu saja berdampak pada perta didik. peserta didik yang seharusnya mendapat jam belajar fulltime harus terkendala gegara para guru yang sibuk belajar sendiri..bahkan saat ini banyak orang berlomba-lomba menjadi guru, entah apa motivasinya, yang jelas kita membutuhkan guru yang tidak hanya mementingkan materi tetapi juga Prestasi.
siapa yang disalahkan: pertanyaan yang selalu membuat kita merasa bersalah, "siapa yang harus disalahkan?". sebenarnya program sertifiksi yang telah diberikan sangatlah bermanfaat bagi para guru, bahkan seharusnya dengan sertifiksi ini, guru semakin rajin dan bersemangat dalam mentransfer ilmunya kepada peserta didik. selain itu tentunya dengan sertifikasi , kesejahteraan guru yang dulu dikatakan sederhana sekarang lebih baik.
namun kita juga masih banyak menjumpai guru yang hidupnya sangat memprihatinkan, bahkan guru honorer yang sudah sekian lama mengabdi kepada bangsa bertahun-tahun pun masih kerap kita temukan..
menjadi seorang guru bukanlah profesi tapi mengabdi,, itulah guru yang sejati..
Ironi guru masa kini
the fault of manner
months ago, I found someone that I've ever seen several years before. I was so proud to saw him.. He became very popular motivator in many events. for several moments, I gave more attention to him. I knew that he was so pious enough. after that, I always see him in social network, his daily activities, and his friends.. without my awareness, he become a part of my thought. ohh.. I think it's my fault,,, I didn't think before that I've spent my time to care about him..
Now.. he has a girlfriend (maybe) but it is in my out mind. how could it would be... he is pious man,, I think it's impossible to happen if he has a girlfriend..
for now,, I try to forget him.. no matter what will happen, but in the fact, he never know who I am... hehehe
keep spirit with everything You have... because if you put down it for a person, he will hurt you, but If you put down it in Allah, He will help and mercy you,,,






